MAN 2 Ponorogo Aktif Dalam Workshop Penguatan AKM Oleh KEMENAG Ponorogo

Rabu, 7 Oktober 2020. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan Workshop Penguatan AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) menggunakan virtual zoom meeting pada hari Rabu (7/10/2020). Kegiatan ini diperuntukkan bagi Guru dan Tenaga Kependidikan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo dengan tujuan agar para guru dan tenaga kependidikan betul-betul siap dengan diberlakukannya AKM pada tahun 2021.

Tercatat sebagai peserta kegiatan ini adalah 272 akun yang terdiri dari para kepala madrasah dan perwakilan guru dan tenaga kependidikan dari seluruh lembaga yang berada di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, termasuk MAN 2 Ponorogo yang berpartisipasi aktif mengikuti kegiatan melalui virtual zoom meeting di aula MAN 2 Ponorogo.

Kegiatan workshop ini dipandu oleh Musas Ali selaku Host acara. Selanjutnya dimoderatori oleh Nasta’in, S. Pd, M.Pd.I yang memperkenalkan para pejabat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo dan narasumber workshop.

Dalam sambutannya, Drs. Siswo Widodo, M.M, Kepala seksi Pendidikan Madarasah Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo menyatakan pentingnya workshop ini sebagai perisai para guru, tenaga kependidikan, dan kepala madrasah untuk lebih meningkatkan kualitas hasil belajar siswanya.

Narasumber workshop, Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd, memaparkan secara sistematis dan cukup panjang mengenai Computational Thinking di madrasah. Pemaparan diawali dengan logika berfikir urgensi berfikir komputasional bagi siswa madrasah, dilanjutkan dengan landasan pemberlakuan AKSI (Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia) – AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) sejalan dengan visi Indonesia 2045 dan menindaklanjuti berbagai fenomena sosio budaya tehnologi yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. 

Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd menayangkan infograph kondisi siswa madrasah saat ini yang diikuti penjelasan mengenai kompetensi yang diukur oleh AKSI-AKM beserta contoh-contoh riil soal yang akan dijadikan indicator penilaian AKSI-AKM. Di akhir pemaparannya, Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd menyarankan hal-hal yang harus dilakukan oleh guru agar memberikan contoh karakter yang baik, dapat membuat para siswa berfikir tingkat tinggi dan matang dalam kemampuan literasi dan numerasi.

Di akhir kegiatan, H. Syaikhul Hadi, S.Ag, M. Fil.I selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, menutup kegiatan dengan mengarahkan para peserta untuk menindaklanjuti workshop ini di lembaganya masing-masing agar nantinya tidak mengalami hambatan yang berarti saat AKM betul-betul diberlakukan.

TIM WEB MANDAPO


Discover more from MAN 2 Ponorogo

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.